Tuesday, March 10, 2015

Pendekatan 4P dalam pengembangan kreativitas

Salah satu kreativitas yang saya miliki adalah menggambar.
Pada kreativitas saya tersebut ada 4 hal yang mempengaruhinya, yaitu: Pribadi (Person), Pendorong (Press), Proses (Process), dan Produk (Product).

● Pribadi (Person)
Saya adalah orang yang menyukai hal-hal yang berhubungan dengan kesenian. Seperti menggambar dan menulis.

● Pendorong (Press)
Faktor yang mendorong saya untuk menggambar adalah, adanya rasa senang, sedih, ataupun bosan yang ingin diekspresikan melalui suatu media.

● Proses (Process)
Sebelum ke tahap proses, saya menunggu mood yang tepat untuk pengerjaannya. Dan pada proses pengerjaannya, saya menuangkan segala perasaan ke dalam suatu gambar.

● Produk (Product)
Produk yang saya hasilkan mungkin memang tidak bermanfaat bagi orang lain, tapi saya merasakan kepuasan tersendiri setelah menciptakan gambar tersebut. Salah satu contoh gambar yang saya buat;


Pengembangan Kreativitas dan Keberbakatan

Soal

1. Anak laki-laki menunjukan kreativitas yang lebih besar daripada anak perempuan, terutama setelah berlalunya masa kanak-kanak?

2. Anak dari kelompok ekonomi sosial yang bisa lebih tinggi cenderung lebih kreatif daripada anak yang berasal dari sosial ekonomi yang rendah?

3. Anak dari berbagai dari urutan kelahiran menunjukkan tingkat kreativitas yang berbeda?

Jawaban

1. Anak laki-laki menunjukan kreativitas yang lebih besar daripada anak perempuan. Teruama setelah berlalunya masa kanak-kanak. Hal ini disebabkan karena banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kreativitasnya. Misalnya, anak laki-laki lebih ditekankan menjadi lebih mandiri dan mempunyai jiwa kepemimpinan daripada anak perempuan. Selain itu juga anak laki-laki cenderung mencari hal-hal baru dari lingkungan sekitarnya sehingga ia terkadang dapat mengembangkan hal-hal yang baru saja didapatkannya.

2. Anak yang berasal dari kelompok sosial ekonomi tinggi lebih kreatif karena mereka lebih banyak mendapatkan faktor-faktor yang mendukung ide-ide mereka. Ruang lingkup anak dari sosial ekonomi tinggi lebih luas sehingga kreativitas-kreativitas untuk memecahkan masalah juga lebih berkembang. Sedangkan anak dari sosial ekonomi yang rendah cenderung lebih kreatif memecahkan masalah mereka sendiri karena keadaan yang mendesak.

3. Anak sulung biasanya lebih merasakan tertekan karena merasa mempunyai tanggung jawab yang jauh lebih besar sehingga ia bisa menjadi lebih dewasa. Anak tengah biasanya lebih mandiri karena ia lebih bisa bersosialisasi dengan lingkungan luar dibandingkan dengan anak sulung. Sedangkan anak bungsu biasanya jauh lebih memiliki keinginan untuk diperhatikan dan ketergantungan dengan orang lain sehingga ia tidak sekreatif anak tengah.